Langsung ke konten utama

Postingan

Campur tangan Tuhan

Gaji saya itu satu bulan kurang dari 900rb, . . alhamdulillah cukup. Bisa makan 3x sehari , bisa ngontrak Kost, bisa beli bensin buat motor, bisa beli token listrik juga... Tentu jika dihitung-hitung pasti lebih besar pasak daripada tiang. Tidak bermaksud mendiskriditkan yg selalu minta upah kerja naik tiap tahun sebenarnya. Diluar sana juga banyak guru madin atau TPQ yang cuma dapat bisyaroh 300rb tiap bulannya, hidup mereka juga wajar... Dari semua yang kita kerjakan dan apa yang kita upayakan, hasilnya 99% adalah campur tangan Tuhan. Jika digunakan sewajarnya untuk kebutuhan hidup, Insya Allah diberikan jalan kecukupan dan keberkahan, bahkan malah bisa nabung meski hanya sedikit. Namun jika digunakan untuk gaya hidup, uang berapa pun tidak akan cukup. . . Sekarang, tinggal bagaimana kitanya saja. Mau bersyukur atau tidak?
Postingan terbaru

Secuil Tauhid dalam Kepasrahan

Dalam sebuah kisah,antara satu dengan yang lainnya, dalam menjalani kehidupan sehari hari, Tidaklah sama.... Akan tetapi kunci daripada pencarian Solusi,jalan keluarnya sudah jelas ada,dan sama.... Hanya saja,terkadang adakalanya Manusia tak memahami... Bisa jadi,barangkali belum waktunya... Bisa jadi,barangkali sudah mengetahui,tapi tak memahami... Sebab,mengetahui dan memahami itu berbeda... Bisa jadi,barangkali memahami... Hanya saja Niat yang kurang kuat... Naik turunnya Niat... inilah yang dinamakan Kualitas... #Muhasabah

Bantu Aku tuk menulis

Bantu aku menulis.. Caranya mudah, sakiti hatiku berkali kali. Genggam dan remuk redamkan, angkat tinggi-tinggi, lalu hantamkan dengan keras tanpa henti. . . . Maka nanti kau akan melihat, Pelan-pelan puisiku membunuhmu dalam diam.

Datang dan Pergi

Seorang kawan pernah bertanya, mana yang lebih menyakitkan, ditinggalkan atau meninggalkan? . .  Jika ditinggalkan sebegitu menyakitkan, maka, melepaskan juga bukan hal mudah. . .  Siapa yang bisa menebak perasaan seseorang? . . Masing-masing akan sibuk membenahi yang tak terlihat. Sibuk menebar senyum layak.nya tak ada apa-apa, memperlihatkan “aku baik-baik saja”. . . Tapi jauh di sana, ada harap yang harus dipangkas,  ada luka yang akan membekas, dan kenang yang tak pernah tuntas. Entahlah......

Kau Pahat Hatiku sedemikian Rupa

Begitulah cinta, kadang tak ku ketahui dimana Aku mencintaimu. . . Dalam puisi-puisi mesrah, atau dalam luka yang menganga. . . Dan ku Gambar diriMu dengan memahat dinding hatiKu . . Supaya untuk menghapus Kamu Aku patut melukai diri sendiri... . . Tapi Yaopo Carane Yooo....???

Nostalgia Sendow Yura

Ku ingat Jelas... Kapan pertama kali kusebut Namamu.... Di waktu sepertiga malamku.... Entah... Kubuang kemana rasa maluku... . . Akan tetapi kutetap dan terus memintamu pada Robbku.... . Dalam lembaran putihku,yang pernah kugores dengan Penaku...Semuanya tentangmu... . . Bait demi bait,Kubaca... Lahan demi lahan,tanpa sadar hingga tersayat...berujung pada luka tak berdarah.... . . Trimakasih,sudah pernah singgah...Walau hanya prasangkaKu saja... . . Mungkin tulisanku adalah takdir kenanganku,... . . maka biarkanlah kekal di Sini.kelak, ia yg akan membacakan aku buat engkau... . . Aku, kau. Saling pandang, tanpa sapa, mencuri dengan rahasia. Aku, kau. Berjarak ruang, di beri koma juga spasi. Aku, kau. Saling menarik, tanpa isyarat. Aku, kau. Di tengahi batas, mustahil menjadi kita...

Nasihat CerminKu

Jalan Buntu,Gerbang Jalan yang benar.... Cermin : Apa Kamu Punya masalah..? Aku : Tidak Tahu... Cermin : Apa yang kau Rasakan...? Aku : Gelisah,gundah Gulana dan sebangsannya... Cermin : Lho...Lho...kok gitu....! Aku : gak tahu... Cermin : Gimana interaksiMu dengan Al Quran....? Aku : ......(Terdiam) Cermin : Bagaimana dengan Sholatmu...? Aku : ....(Terdiam) Cermin : Gini aja deh....Banyak banyak istighfar...kalau sulit Memperbaiki diri di tanah Rantau,Mendingan balik aja ke kampung...biar tenang...sabab ada orang tuamu yang menentramkan,mendamaikanmu... Nanti tanpa kau sadari....dirimu kembali baik lagi kok.... Aku : Makasih Nasihatmu Cerminku... #الا بذكر الله تطمئن القلوب